Diskominfo Kukar Prioritaskan Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Blankspot
Plt
Kepala Diskominfo Kukar Solihin (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Selama tiga tahun terakhir, Dinas
Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) terus
mengoptimalkan kinerja agar wilayah-wilayah yang masih masuk dalam kawasan blankspot, segera mendapat aksesibilitas
jaringan internet guna mempermudah telekomunikasi masyarakat.
Upaya tersebut untuk merealisasikan program Dedikasi Kukar Idaman
dibawah kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansayah dan Wakil Bupati Kukar Rendi
Sholihin. Dengan tujuan membangun dan memperkuat jaringan, guna kelancaran
komunikasi dan informasi bagi masyarakat Kukar.
Dengan menargetkan agar di wilayah Kukar tidak ada lagi kawasan blankspot. Hal tersebut diungkapkan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar Solihin.
Diungkapkannya tersedianya aksesibilitas jaringan internet dan
telekomunikasi ke seluruh wilayah di 20 Kecamatan, 193 Desa dan 44 Kelurahan
menjadi prioritas Diskominfo Kukar.
Ia menyebutkan sebanyak 23 Desa di Kukar saat ini telah ditetapkan
sebagai kategori blankspot. Dan per
tahun 2023 lalu Pemkab Kukar melalui program Dedikasi Kukar Idaman telah
mengentaskan blankspot di 14 Desa.
Selain itu, untuk penanganan blankspot di Kukar terbagi dengan
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.
“Ada 14 Desa yang telah ditangani Diskominfo Kukar. Sedangkan sembilan
desa lainnya ditangani oleh Kemenkominfo RI. Terkait blankspot ini merupakan
program prioritas kami dan memang komitmen Pemerintah Kukar,” ungkap Solihin
belum lama ini.
Solihin menyebutkan pada tahun 2023 lalu, Desa yang dalam kondisi blankspot telah ditangani Diskominfo
Kukar dan sudah tercover semua. Kemudian
untuk beberapa daerah lainnya ditangani oleh Kemenkominfo RI.
Menurutnya pengentasan blankspot
ini, selain meningkatkan keperluan telekomunikasi dan informasi, namun juga
akan berdampak pada ekonomi masyarakat, melalui kemudahan aksesibilitas
jaringan internet dan telekomunikasi.
Melalui data Diskominfo Kukar tahun 2023 yang dihimpun. Masih ada tiga Desa di Kecamatan Kembang Janggut dan Tabang yang belum terhubung jaringan internet dari program Kemenkominfo. Diantaranya Desa Long Beleh Modang, Umaq Dian, dan Umaq Tukung.
Untuk mengatasinya, Diskominfo Kukar memasang internet khusus dengan
sistem radio link di kantor Desa setempat.
Dan untuk desa yang belum ditangani blankspotnya oleh Kemenkominfo
RI yaitu. Desa Long Beleh Modang, Kembang Janggut serta Desa Umaq Dian dan Umaq
Tukung, Tabang.
Diakuin Plt Kadis Diskominfo Kukar tersebut selama pembangunan
jaringan telekomunikasi dihadapkan beberapa kendala. Yaitu mulai dari jarak
antara tower induk dengan desa blankspot yang terlalu jauh. Bahkan hingga
jaringan listrik di sejumlah kawasan blankspot yang belum tersedia 24 jam.
“Ketersediaan listrik juga berpengaruh pada pemanfaatan internet,
sehingga belum bisa maksimal. Jadi beberapa desa juga masih lemah sinyal,” tandasnya.
Dirinya berharap pembangunan akses telekomunikasi ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di desa-desa yang telah dibangun jaringan internet telekomunikasi ini.
“Sehingga Kukar bisa secepatnya nol desa blankspot, dan
mempermudah masyarakat dalam mengakses internet,” tutupnya. (adv/tan)